{"id":1376,"date":"2022-09-07T04:00:52","date_gmt":"2022-09-07T04:00:52","guid":{"rendered":"https:\/\/themommycorner.com\/?p=1376"},"modified":"2022-11-21T09:36:52","modified_gmt":"2022-11-21T09:36:52","slug":"cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/","title":{"rendered":"Cara Efektif Mendidik Anak"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\">Ini adalah 7 tips dan cara efektif mendidik anak. Pendidikan rumah yang baik akan meletakkan landasan pertama bagi keberhasilan seorang anak.<\/p>\n\n\n\n<ol><li>Memberi contoh yang baik<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Jangan memiliki &#8220;standar ganda&#8221; untuk anak-anak dan diri anda sendiri. Sebelum anda meminta anak melakukan sesuatu, berikan contoh dulu kepada mereka. Misalnya, anda tidak mau anak bermain hape saat makan, tunjukan kepada mereka kalau anda juga tidak bermain hape pada saat makan.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"2\"><li>Tetapkan aturan yang jelas dan harus konsisten<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Jelaskan kepada anak sebelumnya perilaku mana yang dianjurkan dan mana yang tidak, dan jelaskan mengapa dan apa konsekuensi. Sulit untuk membuat anak-anak mengikuti aturan jika peraturannya tidak jelas dan tidak konsisten.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"3\"><li>Menanggung konsekuensi<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Bantulah anak anda memahami bahwa perbuatan yang salah dapat mendatangkan konsekuensi buruk yang harus dipikul jika kita melakukannya. Misalnya, jika kita ingin mereka untuk menyayangi mainannya, berikan contoh kepada mereka bagaimana cara menggunakan dan menyayangi mainan. Jika mereka merusak mainannya, jangan langsung berikan mainan yang baru.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"4\"><li>Memberi anak atau diri anda sendiri waktu untuk positif time-out&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Ketika anak tidak patuh, kadang membuat orang tua kehilangan kesabaran. Pada saat ini, berikan anak dan diri sendiri positif time-out, dan ketika emosi anda dan anak anda sudah tenang, baru luangkan waktu untuk berdiskusi mengenai konflik atau perilaku yang baru saja terjadi. Positif time-out dapat membantu anak maupun orang tua menenangkan diri sampai mereka bisa berpikir jernih dan bertindak lebih hati-hati. Bagaimana cara menerapkan positive time-out? Anda bisa membawa anak ke tempat nyaman untuk saling menenangkan diri. Tempat nyaman untuk time-out ini haruslah tidak membosankan, anda bisa menempatkan buku atau boneka, anda juga bisa mengajak anak merancang tempat time-outnya.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"5\"><li>Memberi anak pengakuan terhadap perlakuan yang baik<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Apabila anak anda telah melakukan perilaku yang baik, anda dapat memberi anak pengakuan yang fokus terhadap perilaku baiknya. Misalnya, sewaktu di taman bermain anak anda ingin sekali bermain dengan suatu mainan, tetapi mainan itu sedang dimainkan oleh anak yang lain, dengan sabarnya anak anda menunggu sampai anak itu selesai dengan mainannya. Apakah yang bisa anda lakuan untuk memberi pengakuan pada anak? Jangan membiasakan memberi mereka rewards waktu mereka melakukan perilaku yang baik atau hanya mengatakan pujian seperti, \u201cGood job! You\u2019re a good boy\/girl!\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Anda bisa memberikan pengakuan kepada anak dengan berkata, \u201c Saya suka bagaimana kamu dengan sabarnya bisa menunggu giliran kamu untuk bermain dengan mainan itu!\u201d&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Otak kita merespons rangsangan positif dan pujian terasa menyenangkan. Tetapi anda perlu berjalan dengan hati-hati di garis antara memuji hasil, seperti \u201dYou\u2019re a good boy!\u201d Dan memuji untuk prosesnya, seperti \u201cSaya suka bagaimana kamu dengan sabarnya menunggu untuk mendapat giliran bermain dengan mainan itu.\u201d<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"6\"><li>Jika bersalah, akuilah kesalahan<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Dalam menghadapi masalah yang ada, jika anda juga bersalah, akuilah kesalahan anda. Anda bisa berdiskusi dengan anak anda untuk menghadapi dan menanggungnya bersama. Jangan malu untuk mengakui kesalahan anda di depan anak.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"7\"><li>Jangan memarahi atau memukul anak<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Anak-anak adalah makhuk individu yang bisa berpikir, punya emosional, dan perlu dihormati. Sebelum anda memukul atau memarahi anak untuk mengatasi masalah, anda harus merenungkan apakah ada masalah dalam komunikasi, cara mendidik, dll.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>*Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"640\" height=\"320\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/family-5065296_640.jpg?resize=640%2C320&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-1378\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/family-5065296_640.jpg?w=640&amp;ssl=1 640w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/family-5065296_640.jpg?resize=300%2C150&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption>Cara efektif dan baik mendidik anak adalah dengan menjadi contoh atau panutan yang baik.<\/figcaption><\/figure><\/div><!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ini adalah 7 tips dan cara efektif mendidik anak. Pendidikan rumah yang baik akan meletakkan landasan pertama bagi keberhasilan seorang anak. Memberi contoh yang baik Jangan memiliki &#8220;standar ganda&#8221; untuk anak-anak dan diri anda sendiri. Sebelum anda meminta anak melakukan sesuatu, berikan contoh dulu kepada mereka. Misalnya, anda tidak mau anak bermain hape saat makan, tunjukan kepada mereka kalau anda juga tidak bermain hape pada saat makan. Tetapkan aturan yang jelas dan harus konsisten Jelaskan kepada anak sebelumnya perilaku mana yang dianjurkan dan mana yang tidak, dan jelaskan mengapa dan apa konsekuensi. Sulit untuk membuat anak-anak mengikuti aturan jika peraturannya tidak jelas dan tidak konsisten. Menanggung konsekuensi Bantulah anak anda memahami bahwa perbuatan yang salah dapat mendatangkan konsekuensi buruk yang harus dipikul jika kita melakukannya. Misalnya, jika kita ingin mereka untuk menyayangi mainannya, berikan contoh kepada mereka bagaimana cara menggunakan dan menyayangi mainan. Jika mereka merusak mainannya, jangan langsung berikan mainan yang baru.&nbsp; Memberi anak atau diri anda sendiri waktu untuk positif time-out&nbsp; Ketika anak tidak patuh, kadang membuat orang tua kehilangan kesabaran. Pada saat ini, berikan anak dan diri sendiri positif time-out, dan ketika emosi anda dan anak anda sudah tenang, baru luangkan waktu untuk berdiskusi mengenai konflik atau perilaku yang baru saja terjadi. Positif time-out dapat membantu anak maupun orang tua menenangkan diri sampai mereka bisa berpikir jernih dan bertindak lebih hati-hati. Bagaimana cara menerapkan positive time-out? Anda bisa membawa anak ke tempat nyaman untuk saling menenangkan diri. Tempat nyaman untuk time-out ini haruslah tidak membosankan, anda bisa menempatkan buku atau boneka, anda juga bisa mengajak anak merancang tempat time-outnya. Memberi anak pengakuan terhadap perlakuan yang baik Apabila anak anda telah melakukan perilaku yang baik, anda dapat memberi anak pengakuan yang fokus terhadap perilaku baiknya. Misalnya, sewaktu di taman bermain anak anda ingin sekali bermain dengan suatu mainan, tetapi mainan itu sedang dimainkan oleh anak yang lain, dengan sabarnya anak anda menunggu sampai anak itu selesai dengan mainannya. Apakah yang bisa anda lakuan untuk memberi pengakuan pada anak? Jangan membiasakan memberi mereka rewards waktu mereka melakukan perilaku yang baik atau hanya mengatakan pujian seperti, \u201cGood job! You\u2019re a good boy\/girl!\u201d Anda bisa memberikan pengakuan kepada anak dengan berkata, \u201c Saya suka bagaimana kamu dengan sabarnya bisa menunggu giliran kamu untuk bermain dengan mainan itu!\u201d&nbsp; Otak kita merespons rangsangan positif dan pujian terasa menyenangkan. Tetapi anda perlu berjalan dengan hati-hati di garis antara memuji hasil, seperti \u201dYou\u2019re a good boy!\u201d Dan memuji untuk prosesnya, seperti \u201cSaya suka bagaimana kamu dengan sabarnya menunggu untuk mendapat giliran bermain dengan mainan itu.\u201d Jika bersalah, akuilah kesalahan Dalam menghadapi masalah yang ada, jika anda juga bersalah, akuilah kesalahan anda. Anda bisa berdiskusi dengan anak anda untuk menghadapi dan menanggungnya bersama. Jangan malu untuk mengakui kesalahan anda di depan anak. Jangan memarahi atau memukul anak Anak-anak adalah makhuk individu yang bisa berpikir, punya emosional, dan perlu dihormati. Sebelum anda memukul atau memarahi anak untuk mengatasi masalah, anda harus merenungkan apakah ada masalah dalam komunikasi, cara mendidik, dll.\u00a0 *Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1379,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","om_disable_all_campaigns":false,"_mi_skip_tracking":false},"categories":[77,72],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Efektif Mendidik Anak - The Mommy Corner<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"7 Tips dan Cara efektif mendidik anak. Pendidikan rumah yang baik akan meletakkan landasan pertama bagi keberhasilan seorang anak.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Efektif Mendidik Anak - The Mommy Corner\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"7 Tips dan Cara efektif mendidik anak. Pendidikan rumah yang baik akan meletakkan landasan pertama bagi keberhasilan seorang anak.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-07T04:00:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T09:36:52+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/woman-5380641_640.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/\",\"name\":\"Cara Efektif Mendidik Anak - The Mommy Corner\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-09-07T04:00:52+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T09:36:52+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\"},\"description\":\"7 Tips dan Cara efektif mendidik anak. Pendidikan rumah yang baik akan meletakkan landasan pertama bagi keberhasilan seorang anak.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Efektif Mendidik Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\",\"name\":\"The Mommy Corner\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"The Mommy Corner\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/themommycorner.com\"],\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Efektif Mendidik Anak - The Mommy Corner","description":"7 Tips dan Cara efektif mendidik anak. Pendidikan rumah yang baik akan meletakkan landasan pertama bagi keberhasilan seorang anak.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Efektif Mendidik Anak - The Mommy Corner","og_description":"7 Tips dan Cara efektif mendidik anak. Pendidikan rumah yang baik akan meletakkan landasan pertama bagi keberhasilan seorang anak.","og_url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/","article_published_time":"2022-09-07T04:00:52+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T09:36:52+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/woman-5380641_640.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"The Mommy Corner","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Themommycorner1","twitter_site":"@Themommycorner1","twitter_misc":{"Written by":"The Mommy Corner","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/","url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/","name":"Cara Efektif Mendidik Anak - The Mommy Corner","isPartOf":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website"},"datePublished":"2022-09-07T04:00:52+00:00","dateModified":"2022-11-21T09:36:52+00:00","author":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4"},"description":"7 Tips dan Cara efektif mendidik anak. Pendidikan rumah yang baik akan meletakkan landasan pertama bagi keberhasilan seorang anak.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/07\/cara-efektif-mendidik-anak-the-mommy-corner\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/themommycorner.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Efektif Mendidik Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website","url":"https:\/\/themommycorner.com\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4","name":"The Mommy Corner","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","caption":"The Mommy Corner"},"sameAs":["http:\/\/themommycorner.com"],"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/woman-5380641_640.jpg?fit=640%2C427&ssl=1","jetpack-related-posts":[{"id":1342,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/06\/7-tidak-dalam-kamus-disiplin-positif-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1376,"position":0},"title":"Tujuh &#8216;Tidak&#8217; Dalam Kamus Disiplin Positif","date":"September 6, 2022","format":false,"excerpt":"Disiplin Positif tidak pernah mempermalukan, menyalahkan, atau menyakiti. Disiplin positif bertujuan untuk memperbaiki perilaku. Disiplin positif tidak hanya mencegah perilaku buruk, tapi juga mengajarkan ekspektasi dan akuntabilitas pada anak. Disiplin positif membantu anak-anak melihat bahwa ada hubungan antara apa yang mereka lakukan dan apa yang terjadi selanjutnya \u2014 konsekuensi alami\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/family-1866868_640.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1019,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/02\/periode-sensitif-periode-sensitif-montessori-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1376,"position":1},"title":"Periode Sensitif","date":"September 2, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah Periode Sensitif ? Periode sensitif bukanlah periode dimana anak merasa sangat sensitif dengan perasaan mereka. Jika Anda megikuti filosofi Maria Montessori, pastinya istilah \u2018Periode Sensitif\u2019 sudah tidak asing lagi. Istilah \u201cperiode Sensitif\u2019 awalnya digunakan oleh seorang Ahli Biologi dan kemudian diterapkan oleh Maria Montessori untuk membantu perkembangan pada manusia.\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/child-4169694_640.jpg?fit=640%2C423&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2146,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/16\/alternatif-untuk-pujian-positive-parenting-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1376,"position":2},"title":"Alternatif Untuk Pujian","date":"November 16, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah alternatif untuk pujian yang bisa Anda lakukan ketika bayi Anda melakukan sesuatu? Memuji bayi bisa menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan atau dihindari. Seringkali ketika anak-anak kita melakukan sesuatu, kita merasa perlu mengakuinya dengan cara tertentu. Sering kali insting kita adalah mengakui dengan memuji, tetapi ketika kita melakukan ini, kita\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/child-2916844_1280.jpg?fit=1200%2C803&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1661,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1376,"position":3},"title":"Cara Bayi Berkomunikasi","date":"September 19, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana cara bayi berkomunikasi dengan kita? Sebelum bisa mengucapkan kata-kata pertamanya, bayi umumnya memiliki banyak cara untuk mengomunikasikan perasaannya kepada kita. Mereka menggunakan komunikasi non-verbal, yaitu komunikasi tanpa kata-kata. Cara mereka berkomunikasi tidak hanya dalam bentuk tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka: tersenyum,\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg?fit=442%2C422&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2130,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1376,"position":4},"title":"Kurikulum untuk Perawatan Bayi","date":"November 13, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah kurikulum untuk perawatan bayi? Kurikulum biasanya didefinisikan dalam istilah pembelajaran. Ketika mempertimbangkan kurikulum untuk perawatan bayi, dua fakta penting harus diingat: Bermain adalah belajar.Perawatan bayi juga belajar. Kurikulum dalam program perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan,\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg?fit=1200%2C811&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1177,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/03\/absorbent-mind-montessori-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1376,"position":5},"title":"Absorbent Mind","date":"September 3, 2022","format":false,"excerpt":"Absorbent Mind disebut Maria Montessori sebagai kemampuan anak untuk menyerap semua informasi melalui lingkungan dan pengalaman mereka. Segala sesuatu yang berasal dari lingkungan diterima, diproses, dan disimpan dalam sel-sel otak dengan mudah atau tanpa effort. Kemampuan ini dimulai dari saat lahir dan berlangsung sampai usia sekitar enam tahun Kita sebagai\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/camera-32871_1280.png?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200},"classes":[]}],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1376"}],"collection":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1376"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1376\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2252,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1376\/revisions\/2252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1379"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}