{"id":1661,"date":"2022-09-19T10:43:55","date_gmt":"2022-09-19T10:43:55","guid":{"rendered":"https:\/\/themommycorner.com\/?p=1661"},"modified":"2022-11-21T09:28:41","modified_gmt":"2022-11-21T09:28:41","slug":"cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/","title":{"rendered":"Cara Bayi Berkomunikasi"},"content":{"rendered":"\n<p>Bagaimana cara bayi berkomunikasi dengan kita? Sebelum bisa mengucapkan kata-kata pertamanya, bayi umumnya memiliki banyak cara untuk mengomunikasikan perasaannya kepada kita. Mereka menggunakan komunikasi non-verbal, yaitu komunikasi tanpa kata-kata. Cara mereka berkomunikasi tidak hanya dalam bentuk tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka: tersenyum, mengoceh, menatap anda, memalingkan muka, mengangkat alis, mengerutkan dahi atau melambaikan tangan dan kaki mereka. Sebagai orang tua kita perlu sedikit waktu untuk memahami apa yang mereka coba &#8216;katakan&#8217;. <\/p>\n\n\n\n<p>Sering berinteraksi dan berkomunikasi dengan bayi akan membantu bayi lebih tenang, serta membangun kepercayaan bayi terhadap orang-orang di sekitarnya.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg?resize=236%2C225&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-1662\" width=\"236\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg?w=442&amp;ssl=1 442w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg?resize=300%2C286&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"(max-width: 236px) 100vw, 236px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption>Cara bayi berkomunikasi tidak hanya lewat tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka.<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<ol><li><strong>Bayi berkomunikasi menggunakan komunikasi non-verbal<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<ul><li>Seorang bayi menunjukkan atau menyampaikan apa yang mereka rasakan, dengan menggunakan komunikasi non-verbal atau komunkasi tanpa kata-kata.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<ol start=\"2\"><li><strong>Ketika bayi anda berkomunikasi coba pahami apa yang bayi anda ingin sampaikan kepada anda<\/strong><\/li><\/ol>\n\n\n\n<ul><li>Jika Anda mencoba mengamati dan mendengarkan bayi anda dengan cermat, dan memiliki ruang dalam pikiran Anda untuk menerima komunikasi yang bayi Anda ingin sampaikan kepada Anda, kemungkinan besar Anda dapat memahami apa yang mungkin dialami atau dirasakan anak Anda. Anda bisa menunjukkan kepada bayi Anda melalui kata-kata atau tindakan bahwa anda memahami perasaannya, atau setidaknya mencoba memahaminya dan merespons dengan cara yang penuh perhatian. Contoh sederhana dari proses ini adalah seorang ibu mendengar anaknya menangis, dia menghampiri anaknya dan ketika melihat wajah anaknya yang terlihat lelah, si ibu berkata, \u201cSepertinya kamu lelah. Apakah kamu mengantuk dan ingin tidur? Sekarang ibu akan membawamu ke ranjangmu untuk tidur siang.\u201d<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Selain memahami dan memperhatikan ekspesi bayi, Anda juga harus memahami apa yang anda rasakan dan menunjukan expresi kepada bayi Anda. Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan bagaimana perasaan Anda ketika anda khawatir tentang sesuatu dan apa yang anda lakukan untuk mengatasinya. Bayi belajar meniru dan memahami emosi dengan melihat tingkah laku dan ekspresi orang-orang sekitarnya, terutama orang tuanya.<\/p>\n\n\n\n<p>*Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagaimana cara bayi berkomunikasi dengan kita? Sebelum bisa mengucapkan kata-kata pertamanya, bayi umumnya memiliki banyak cara untuk mengomunikasikan perasaannya kepada kita. Mereka menggunakan komunikasi non-verbal, yaitu komunikasi tanpa kata-kata. Cara mereka berkomunikasi tidak hanya dalam bentuk tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka: tersenyum, mengoceh, menatap anda, memalingkan muka, mengangkat alis, mengerutkan dahi atau melambaikan tangan dan kaki mereka. Sebagai orang tua kita perlu sedikit waktu untuk memahami apa yang mereka coba &#8216;katakan&#8217;. Sering berinteraksi dan berkomunikasi dengan bayi akan membantu bayi lebih tenang, serta membangun kepercayaan bayi terhadap orang-orang di sekitarnya. Bayi berkomunikasi menggunakan komunikasi non-verbal Seorang bayi menunjukkan atau menyampaikan apa yang mereka rasakan, dengan menggunakan komunikasi non-verbal atau komunkasi tanpa kata-kata. Ketika bayi anda berkomunikasi coba pahami apa yang bayi anda ingin sampaikan kepada anda Jika Anda mencoba mengamati dan mendengarkan bayi anda dengan cermat, dan memiliki ruang dalam pikiran Anda untuk menerima komunikasi yang bayi Anda ingin sampaikan kepada Anda, kemungkinan besar Anda dapat memahami apa yang mungkin dialami atau dirasakan anak Anda. Anda bisa menunjukkan kepada bayi Anda melalui kata-kata atau tindakan bahwa anda memahami perasaannya, atau setidaknya mencoba memahaminya dan merespons dengan cara yang penuh perhatian. Contoh sederhana dari proses ini adalah seorang ibu mendengar anaknya menangis, dia menghampiri anaknya dan ketika melihat wajah anaknya yang terlihat lelah, si ibu berkata, \u201cSepertinya kamu lelah. Apakah kamu mengantuk dan ingin tidur? Sekarang ibu akan membawamu ke ranjangmu untuk tidur siang.\u201d Selain memahami dan memperhatikan ekspesi bayi, Anda juga harus memahami apa yang anda rasakan dan menunjukan expresi kepada bayi Anda. Luangkan waktu sejenak untuk memikirkan bagaimana perasaan Anda ketika anda khawatir tentang sesuatu dan apa yang anda lakukan untuk mengatasinya. Bayi belajar meniru dan memahami emosi dengan melihat tingkah laku dan ekspresi orang-orang sekitarnya, terutama orang tuanya. *Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","om_disable_all_campaigns":false,"_mi_skip_tracking":false},"categories":[72],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Bayi Berkomunikasi - The Mommy Corner<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara bayi berkomunikasi tidak hanya lewat tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Bayi Berkomunikasi - The Mommy Corner\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara bayi berkomunikasi tidak hanya lewat tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-19T10:43:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T09:28:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"442\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"422\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/\",\"name\":\"Cara Bayi Berkomunikasi - The Mommy Corner\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-09-19T10:43:55+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T09:28:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\"},\"description\":\"Cara bayi berkomunikasi tidak hanya lewat tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Bayi Berkomunikasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\",\"name\":\"The Mommy Corner\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"The Mommy Corner\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/themommycorner.com\"],\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Bayi Berkomunikasi - The Mommy Corner","description":"Cara bayi berkomunikasi tidak hanya lewat tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cara Bayi Berkomunikasi - The Mommy Corner","og_description":"Cara bayi berkomunikasi tidak hanya lewat tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka.","og_url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/","article_published_time":"2022-09-19T10:43:55+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T09:28:41+00:00","og_image":[{"width":442,"height":422,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"The Mommy Corner","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Themommycorner1","twitter_site":"@Themommycorner1","twitter_misc":{"Written by":"The Mommy Corner","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/","url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/","name":"Cara Bayi Berkomunikasi - The Mommy Corner","isPartOf":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website"},"datePublished":"2022-09-19T10:43:55+00:00","dateModified":"2022-11-21T09:28:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4"},"description":"Cara bayi berkomunikasi tidak hanya lewat tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/themommycorner.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Bayi Berkomunikasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website","url":"https:\/\/themommycorner.com\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4","name":"The Mommy Corner","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","caption":"The Mommy Corner"},"sameAs":["http:\/\/themommycorner.com"],"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg?fit=442%2C422&ssl=1","jetpack-related-posts":[{"id":1732,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1661,"position":0},"title":"Apa yang Bayi Komunikasikan?","date":"October 2, 2022","format":false,"excerpt":"Apa yang bayi komunikasikan dan bagaimana cara bayi berkomunikasi? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka. Mereka akan menangis saat lapar, saatnya mengganti popok atau saat mereka merasa overstimulasi oleh semua informasi yang masuk ke otak mereka melalui indera mereka: melalui mata, telinga, kulit\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?fit=1200%2C797&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2366,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/28\/kepercayaan-dasar-mengasuh-bayi-dengan-metode-montessori\/","url_meta":{"origin":1661,"position":1},"title":"Kepercayaan Dasar","date":"November 28, 2022","format":false,"excerpt":"Hadiah terbaik untuk bayi Anda pada tahun pertama bukanlah materi, tapi psikologis. Hadiah psikologis ini adalah dengan memberi mereka kepercayaan dasar.\u00a0 Dua kepercayaan dasar ini adalah: Kepercayaan pada lingkungan Kepercayaan pada diri sendiri Dua kepercayaan dasar ini hanya dapat diberikan pada tahun pertama dan hanya dalam kondisi yang tepat. Kepercayaan\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-822560_1280.jpg?fit=1200%2C900&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1785,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/04\/menanggapi-tangisan-bayi\/","url_meta":{"origin":1661,"position":2},"title":"Menanggapi Tangisan Bayi","date":"October 4, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah benar seorang bayi perlu menangis karena itu baik untuk paru-parunya? Bagaimana kita menanggapi tangisan bayi? Pernyataan bahwa 'Bayi perlu menangis karena itu baik untuk paru-paru mereka' adalah tidak benar. Bayi tidak perlu melatih paru-parunya dengan menangis. Menangis dirancang sebagai cara berkomunikasi untuk mendapatkan perhatian orang dewasa disekitarnya. Menangis, dari\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-215303_1280.jpg?fit=1200%2C803&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1735,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/memanjakan-bayi-dengan-terlalu-banyak-menggendongnya-saat-dia-menangis\/","url_meta":{"origin":1661,"position":3},"title":"Memanjakan Bayi dengan Terlalu Banyak Menggendongnya Saat Dia Menangis?","date":"October 2, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah itu benar Anda dapat memanjakan bayi dengan terlalu banyak menggendongnya saat dia menangis? Interaksi sehari-hari antara orang tua dan bayi sangat penting untuk membangun hubungan yang sehat. Bagian dari hubungan ini dibentuk ketika bayi menangis. Ketika tangisan bayi disambut dengan respons yang tepat dan tanpa penundaan terlalu lama, dia\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-821625_1280.jpg?fit=1200%2C801&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1681,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/21\/memupuk-perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1661,"position":4},"title":"Memupuk Perkembangan Otak Bayi","date":"September 21, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana cara memupuk perkembangan otak bayi? Sejak bayi lahir, cara otak mereka berkembang dipengaruhi oleh interaksi yang terjadi dengan orang-orang yang merawatnya dan lingkungannya. Ketika kita menggendong mereka, berbicara dengan mereka, memeluk mereka dan tersenyum pada mereka, akan mengirimkan pesan ke otak bayi yang membantu bagian-bagian tertentu dari otak mereka\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mother-84628_640.jpg?fit=640%2C427&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2146,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/16\/alternatif-untuk-pujian-positive-parenting-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1661,"position":5},"title":"Alternatif Untuk Pujian","date":"November 16, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah alternatif untuk pujian yang bisa Anda lakukan ketika bayi Anda melakukan sesuatu? Memuji bayi bisa menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan atau dihindari. Seringkali ketika anak-anak kita melakukan sesuatu, kita merasa perlu mengakuinya dengan cara tertentu. Sering kali insting kita adalah mengakui dengan memuji, tetapi ketika kita melakukan ini, kita\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/child-2916844_1280.jpg?fit=1200%2C803&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1661"}],"collection":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1661"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1661\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2241,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1661\/revisions\/2241"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}