{"id":1689,"date":"2022-09-27T10:48:16","date_gmt":"2022-09-27T10:48:16","guid":{"rendered":"https:\/\/themommycorner.com\/?p=1689"},"modified":"2022-11-21T09:26:24","modified_gmt":"2022-11-21T09:26:24","slug":"perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","title":{"rendered":"Perkembangan Otak Bayi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Perkembangan otak bayi merupakan salah satu fase yang sangat penting pada pertumbuhan janin dalam kandungan.&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Antara masa konsepsi hingga usia tiga tahun, otak anak mengalami sejumlah perubahan yang mengesankan. Saat lahir, ia sudah memiliki hampir semua neuron yang pernah dimilikinya. Pada usia satu tahun, ukuran otak bayi telah mencapai dua kali lipat dari ukuran otaknya pada saat lahir, dan pada usia tiga tahun telah mencapai 80 persen dari volume otak orang dewasa.<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/brain-512758_640-2.png?w=960&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-1690\" width=\"-284\" height=\"-203\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/brain-512758_640-2.png?w=640&amp;ssl=1 640w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/brain-512758_640-2.png?resize=300%2C216&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption>Pada usia satu tahun, ukuran otak bayi telah mencapai dua kali lipat dari ukuran otaknya pada saat lahir, dan pada usia tiga tahun telah mencapai 80 persen dari volume otak orang dewasa.<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Sekitar dua minggu setelah pembuahan, lempeng saraf, lapisan sel khusus dalam embrio, mulai perlahan melipat satu sama lain, akhirnya membentuk struktur berbentuk tabung. Tabung secara bertahap menutup saat tepi pelat menyatu; proses ini biasanya selesai empat minggu setelah pembuahan. Tabung saraf akan terus berubah, akhirnya menjadi otak janin dan sumsum tulang belakang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekitar tujuh minggu setelah pembuahan, neuron dan sinapsis pertama mulai berkembang di sumsum tulang belakang. Koneksi saraf awal ini memungkinkan janin melakukan gerakan pertamanya, yang dapat dideteksi dengan USG dan MRI. Gerakan-gerakan ini, memberikan otak input sensorik yang memacu perkembangannya. Gerakan yang lebih terkoordinasi akan berkembang selama beberapa minggu ke depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada minggu ke-18 kehamilan, bayi akan mengembangkan antara satu hingga dua miliar sel otak.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada trimester ketiga, korteks serebral mulai mengambil alih dari batang otak, mempersiapkan bayi untuk belajar di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat bayi berada di dalam kandungan, hanya sebagian kecil dari miliaran sel otaknya yang terhubung antara satu sama lain. Sebagian besar koneksi pada sel otak terjadi ketika bayi bertemu dengan dunia luar.<\/p>\n\n\n\n<p>Koneksi yang terbentuk sebelum kelahiran meliputi pendengaran bayi dan beberapa respons otomatis seperti keinginan untuk mencari makanan. Bayi bahkan dilahirkan dengan beberapa keterampilan sosial. Keterampilan ini dapat dilihat pada bayi yang baru lahir ketika mereka mengenali suara ibu atau ayah mereka, dan ketika mereka menggunakan mulut mereka untuk mencari payudara saat mereka lapar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Otak manusia memiliki 3 bagian utama:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol><li>Batang otak dan otak kecil &#8211; Bagian-bagian ini menghubungkan otak ke sumsum tulang belakang dan mengontrol pernapasan tubuh, detak jantung, tekanan darah, keseimbangan dan refleks.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol start=\"2\"><li>Sistem limbik \u2014 Bagian ini berada di atas batang otak dan menjaga banyak fungsi yang berbeda termasuk emosi, rasa haus, lapar, memori, pembelajaran, dan ritme harian tubuh.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ol start=\"3\"><li>Korteks serebral &#8211; Bagian ini terdiri dari belahan kiri dan kanan dan berada di atas sistem limbik. Korteks serebral dibagi menjadi beberapa lobus antara lain:<\/li><\/ol>\n\n\n\n<ul><li>Lobus oksipital \u2014 untuk penglihatan<\/li><li>Lobus temporal \u2014 untuk pendengaran, bahasa dan interaksi sosial<\/li><li>Lobus frontal \u2014 untuk memori, pengaturan diri, perencanaan dan pemecahan masalah<\/li><li>Lobus parietal \u2014 untuk sensasi tubuh seperti nyeri, tekanan, panas dan dingin<\/li><\/ul>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/brain-148131_640.png?resize=417%2C215&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-1691\" width=\"417\" height=\"215\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/brain-148131_640.png?w=640&amp;ssl=1 640w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/brain-148131_640.png?resize=300%2C155&amp;ssl=1 300w\" sizes=\"(max-width: 417px) 100vw, 417px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n<p>Saat di dalam kandungan dan tiga tahun pertama kehidupan bayi adalah saat dimana sebagian besar struktur otaknya sedang dibuat. Ini adalah periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Bagaimana Anda dapat membantu perkembangan otak bayi Anda?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saat masih di dalam kandungan, Anda dapat berbicara pada bayi, mendengarkan musik, membacakan buku, mengusap dan menyentuh perut, dan makan makanan yang bergizi.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah bayi Anda lahir, Anda dapat membantu perkembangan otak bayi dengan memberikan makanan yang bergizi dan menciptakan lingkungan yang menarik dengan berbagai jenis kegiatan yang menawarkan bayi Anda kesempatan untuk bermain. Melalui bermain, bayi Anda akan mempelajari keterampilan penting seperti berbicara, mendengarkan, bergerak, berpikir, memecahkan masalah, dan bersosialisasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menciptakan lingkungan yang hangat dan penuh kasih sayang akan membantu bayi Anda merasa aman dan dicintai. Ini akan membantu mendorong perkembangan otaknya. Momen sehari-hari, seperti mengganti popok, mandi dan makan, adalah kesempatan besar bagi Anda untuk saling mengenal dan membangun hubungan. Saat-saat inilah yang membantu otak bayi Anda membentuk koneksi baru.<\/p>\n\n\n\n<p>*Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan otak bayi merupakan salah satu fase yang sangat penting pada pertumbuhan janin dalam kandungan.&nbsp; Antara masa konsepsi hingga usia tiga tahun, otak anak mengalami sejumlah perubahan yang mengesankan. Saat lahir, ia sudah memiliki hampir semua neuron yang pernah dimilikinya. Pada usia satu tahun, ukuran otak bayi telah mencapai dua kali lipat dari ukuran otaknya pada saat lahir, dan pada usia tiga tahun telah mencapai 80 persen dari volume otak orang dewasa. &nbsp; Sekitar dua minggu setelah pembuahan, lempeng saraf, lapisan sel khusus dalam embrio, mulai perlahan melipat satu sama lain, akhirnya membentuk struktur berbentuk tabung. Tabung secara bertahap menutup saat tepi pelat menyatu; proses ini biasanya selesai empat minggu setelah pembuahan. Tabung saraf akan terus berubah, akhirnya menjadi otak janin dan sumsum tulang belakang. Sekitar tujuh minggu setelah pembuahan, neuron dan sinapsis pertama mulai berkembang di sumsum tulang belakang. Koneksi saraf awal ini memungkinkan janin melakukan gerakan pertamanya, yang dapat dideteksi dengan USG dan MRI. Gerakan-gerakan ini, memberikan otak input sensorik yang memacu perkembangannya. Gerakan yang lebih terkoordinasi akan berkembang selama beberapa minggu ke depan. Pada minggu ke-18 kehamilan, bayi akan mengembangkan antara satu hingga dua miliar sel otak. Pada trimester ketiga, korteks serebral mulai mengambil alih dari batang otak, mempersiapkan bayi untuk belajar di masa depan. Saat bayi berada di dalam kandungan, hanya sebagian kecil dari miliaran sel otaknya yang terhubung antara satu sama lain. Sebagian besar koneksi pada sel otak terjadi ketika bayi bertemu dengan dunia luar. Koneksi yang terbentuk sebelum kelahiran meliputi pendengaran bayi dan beberapa respons otomatis seperti keinginan untuk mencari makanan. Bayi bahkan dilahirkan dengan beberapa keterampilan sosial. Keterampilan ini dapat dilihat pada bayi yang baru lahir ketika mereka mengenali suara ibu atau ayah mereka, dan ketika mereka menggunakan mulut mereka untuk mencari payudara saat mereka lapar. Otak manusia memiliki 3 bagian utama: Batang otak dan otak kecil &#8211; Bagian-bagian ini menghubungkan otak ke sumsum tulang belakang dan mengontrol pernapasan tubuh, detak jantung, tekanan darah, keseimbangan dan refleks. Sistem limbik \u2014 Bagian ini berada di atas batang otak dan menjaga banyak fungsi yang berbeda termasuk emosi, rasa haus, lapar, memori, pembelajaran, dan ritme harian tubuh. Korteks serebral &#8211; Bagian ini terdiri dari belahan kiri dan kanan dan berada di atas sistem limbik. Korteks serebral dibagi menjadi beberapa lobus antara lain: Lobus oksipital \u2014 untuk penglihatan Lobus temporal \u2014 untuk pendengaran, bahasa dan interaksi sosial Lobus frontal \u2014 untuk memori, pengaturan diri, perencanaan dan pemecahan masalah Lobus parietal \u2014 untuk sensasi tubuh seperti nyeri, tekanan, panas dan dingin Saat di dalam kandungan dan tiga tahun pertama kehidupan bayi adalah saat dimana sebagian besar struktur otaknya sedang dibuat. Ini adalah periode emas untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Bagaimana Anda dapat membantu perkembangan otak bayi Anda? Saat masih di dalam kandungan, Anda dapat berbicara pada bayi, mendengarkan musik, membacakan buku, mengusap dan menyentuh perut, dan makan makanan yang bergizi. Setelah bayi Anda lahir, Anda dapat membantu perkembangan otak bayi dengan memberikan makanan yang bergizi dan menciptakan lingkungan yang menarik dengan berbagai jenis kegiatan yang menawarkan bayi Anda kesempatan untuk bermain. Melalui bermain, bayi Anda akan mempelajari keterampilan penting seperti berbicara, mendengarkan, bergerak, berpikir, memecahkan masalah, dan bersosialisasi. Dengan menciptakan lingkungan yang hangat dan penuh kasih sayang akan membantu bayi Anda merasa aman dan dicintai. Ini akan membantu mendorong perkembangan otaknya. Momen sehari-hari, seperti mengganti popok, mandi dan makan, adalah kesempatan besar bagi Anda untuk saling mengenal dan membangun hubungan. Saat-saat inilah yang membantu otak bayi Anda membentuk koneksi baru. *Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1692,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","om_disable_all_campaigns":false,"_mi_skip_tracking":false},"categories":[72,71],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perkembangan Otak Bayi - The Mommy Corner<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perkembangan otak bayi merupakan salah satu fase yang sangat penting pada pertumbuhan janin dalam kandungan.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perkembangan Otak Bayi - The Mommy Corner\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perkembangan otak bayi merupakan salah satu fase yang sangat penting pada pertumbuhan janin dalam kandungan.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-27T10:48:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T09:26:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/toddler-3995508_640.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"427\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/\",\"name\":\"Perkembangan Otak Bayi - The Mommy Corner\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-09-27T10:48:16+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T09:26:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\"},\"description\":\"Perkembangan otak bayi merupakan salah satu fase yang sangat penting pada pertumbuhan janin dalam kandungan.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perkembangan Otak Bayi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\",\"name\":\"The Mommy Corner\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"The Mommy Corner\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/themommycorner.com\"],\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perkembangan Otak Bayi - The Mommy Corner","description":"Perkembangan otak bayi merupakan salah satu fase yang sangat penting pada pertumbuhan janin dalam kandungan.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perkembangan Otak Bayi - The Mommy Corner","og_description":"Perkembangan otak bayi merupakan salah satu fase yang sangat penting pada pertumbuhan janin dalam kandungan.\u00a0","og_url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/","article_published_time":"2022-09-27T10:48:16+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T09:26:24+00:00","og_image":[{"width":640,"height":427,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/toddler-3995508_640.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"The Mommy Corner","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Themommycorner1","twitter_site":"@Themommycorner1","twitter_misc":{"Written by":"The Mommy Corner","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","name":"Perkembangan Otak Bayi - The Mommy Corner","isPartOf":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website"},"datePublished":"2022-09-27T10:48:16+00:00","dateModified":"2022-11-21T09:26:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4"},"description":"Perkembangan otak bayi merupakan salah satu fase yang sangat penting pada pertumbuhan janin dalam kandungan.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/27\/perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/themommycorner.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perkembangan Otak Bayi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website","url":"https:\/\/themommycorner.com\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4","name":"The Mommy Corner","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","caption":"The Mommy Corner"},"sameAs":["http:\/\/themommycorner.com"],"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/toddler-3995508_640.jpg?fit=640%2C427&ssl=1","jetpack-related-posts":[{"id":1685,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/26\/perkembangan-bayi-dalam-kandungan-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1689,"position":0},"title":"Perkembangan Bayi Dalam Kandungan\ufffc","date":"September 26, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana perkembangan bayi dalam kandungan? Pada usia kehamilan 8 minggu, bayi mulai merespon terhadap sentuhan. Pada usia kehamilan 9 minggu, bayi bisa cegukan. Pada usia kehamilan 10 minggu, bayi memiliki gerakan pernapasan dan mereka juga dapat menyentuh wajah mereka dengan tangan mereka. Perkembangan bayi dalam kandungan saat memasuki usia kehamilan\u2026","rel":"","context":"In &quot;Pregnancy&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/ultrasound-4536369_640.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1681,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/21\/memupuk-perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1689,"position":1},"title":"Memupuk Perkembangan Otak Bayi","date":"September 21, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana cara memupuk perkembangan otak bayi? Sejak bayi lahir, cara otak mereka berkembang dipengaruhi oleh interaksi yang terjadi dengan orang-orang yang merawatnya dan lingkungannya. Ketika kita menggendong mereka, berbicara dengan mereka, memeluk mereka dan tersenyum pada mereka, akan mengirimkan pesan ke otak bayi yang membantu bagian-bagian tertentu dari otak mereka\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mother-84628_640.jpg?fit=640%2C427&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1732,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1689,"position":2},"title":"Apa yang Bayi Komunikasikan?","date":"October 2, 2022","format":false,"excerpt":"Apa yang bayi komunikasikan dan bagaimana cara bayi berkomunikasi? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka. Mereka akan menangis saat lapar, saatnya mengganti popok atau saat mereka merasa overstimulasi oleh semua informasi yang masuk ke otak mereka melalui indera mereka: melalui mata, telinga, kulit\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?fit=1200%2C797&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1137,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/02\/3-tahap-proses-kehamilan-germinal-embrionik-janin\/","url_meta":{"origin":1689,"position":3},"title":"3 Tahap Proses Kehamilan: Germinal, Embrionik, Janin","date":"September 2, 2022","format":false,"excerpt":"Apa saja 3 tahap proses kehamilan: Tahap germinal (0-2 minggu ); Tahap embrionik (3-8 minggu); Tahap janin (bulan ketiga sampai lahir) Dua minggu setelah pembuahan dikenal sebagai tahap germinal, kemudian minggu ketiga sampai kedelapan dikenal sebagai tahap embrionik, dan dari minggu kesembilan sampai kelahiran dikenal sebagai tahap janin.\u00a0Pembuahan terjadi apabila\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/08\/cropped-cropped-new-life-7402106_1280.jpg?fit=1200%2C767&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1019,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/02\/periode-sensitif-periode-sensitif-montessori-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1689,"position":4},"title":"Periode Sensitif","date":"September 2, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah Periode Sensitif ? Periode sensitif bukanlah periode dimana anak merasa sangat sensitif dengan perasaan mereka. Jika Anda megikuti filosofi Maria Montessori, pastinya istilah \u2018Periode Sensitif\u2019 sudah tidak asing lagi. Istilah \u201cperiode Sensitif\u2019 awalnya digunakan oleh seorang Ahli Biologi dan kemudian diterapkan oleh Maria Montessori untuk membantu perkembangan pada manusia.\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/child-4169694_640.jpg?fit=640%2C423&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1177,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/03\/absorbent-mind-montessori-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1689,"position":5},"title":"Absorbent Mind","date":"September 3, 2022","format":false,"excerpt":"Absorbent Mind disebut Maria Montessori sebagai kemampuan anak untuk menyerap semua informasi melalui lingkungan dan pengalaman mereka. Segala sesuatu yang berasal dari lingkungan diterima, diproses, dan disimpan dalam sel-sel otak dengan mudah atau tanpa effort. Kemampuan ini dimulai dari saat lahir dan berlangsung sampai usia sekitar enam tahun Kita sebagai\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/camera-32871_1280.png?resize=350%2C200&ssl=1","width":350,"height":200},"classes":[]}],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1689"}],"collection":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1689"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1689\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2238,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1689\/revisions\/2238"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}