{"id":1732,"date":"2022-10-02T06:00:41","date_gmt":"2022-10-02T06:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/themommycorner.com\/?p=1732"},"modified":"2022-11-21T09:24:20","modified_gmt":"2022-11-21T09:24:20","slug":"apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/","title":{"rendered":"Apa yang Bayi Komunikasikan?"},"content":{"rendered":"\n<p>Apa yang bayi komunikasikan dan bagaimana cara bayi berkomunikasi? <\/p>\n\n\n\n<p>Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka. Mereka akan menangis saat lapar, saatnya mengganti popok atau saat mereka merasa overstimulasi oleh semua informasi yang masuk ke otak mereka melalui indera mereka: melalui mata, telinga, kulit dan hidung mereka. <\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya saat bayi dikenalkan kepada banyak orang, seperti pada acara kumpul keluarga, ada suara baru, bau baru, banyak wajah dan banyak suara yang berbeda. Dalam situasi ini, otak bayi harus memproses sejumlah besar informasi. Jadi mereka mungkin terlihat gelisah atau mereka akan menangis. Terkadang bayi juga mencoba untuk mengakhiri overstimulasi ini dengan tertidur. Apa yang bayi komunikasikan adalah untuk memberitahu kita apa yang mereka butuhkan atau rasakan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?resize=350%2C232&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-1733\" width=\"350\" height=\"232\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?resize=1024%2C680&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?resize=300%2C199&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?resize=768%2C510&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?resize=1140%2C757&amp;ssl=1 1140w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?resize=500%2C330&amp;ssl=1 500w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?w=1280&amp;ssl=1 1280w\" sizes=\"(max-width: 350px) 100vw, 350px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption>Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka. <\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Bayi berkomunikasi sejak lahir dan mereka mencoba berinteraksi dan berkomunikasi dengan kita. Bagaimana cara mereka berkomunikasi?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ol><li>Menangis<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Menangis dirancang untuk mengingatkan orang tua akan kebutuhan bayi (memberi makan, mengganti popok, menenangkan) atau ada sesuatu yang salah (sakit). Menangis dapat memunculkan perasaan yang kuat pada orang tua, baik secara fisik maupun emosional. Kolik sering dikaitkan dengan tangisan dan rasa sakit, meskipun penyebabnya tetap menjadi topik perdebatan di antara para profesional dan orang tua. Kolik adalah kondisi ketika bayi menangis terus menerus tanpa penyebab&nbsp;yang jelas. Kondisi ini bukan termasuk penyakit dan tidak akan membahayakan bayi. Kolik merupakan kondisi yang dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti adanya timbunan gas dalam perut bayi atau karena sistem pencernaan yang belum sempurna.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"2\"><li>Gelisah&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Perasaan gelisah mungkin mengomunikasikan bahwa bayi tidak nyaman. Terkadang bayi mencoba untuk regulasi diri mereka sendiri, untuk menenangkan diri atau memberi energi pada diri mereka sendiri. Pernahkah Anda memperhatikan diri Anda pada saat gelisah karena bosan atau perlu lebih berkonsentrasi? Gelisah mengubah input ke otak Anda dan perubahan keadaan ini mungkin yang Anda butuhkan untuk melewati saat itu. Sama halnya dengan bayi.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"3\"><li>Tertidur<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Tertidur mungkin mengomunikasikan bahwa bayi lelah, tetapi mungkin juga cara bayi menghentikan overstimulasi dari luar.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"4\"><li>Tersenyum<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Beberapa hari atau minggu awal setelah persalinan, senyum yang dimiliki bayi muncul bukan karena mereka sedang merasa bahagia atau merespon sesuatu. Hal ini adalah refleks alami yang dimiliki setiap bayi. Reflek senyum ini dimiliki setiap bayi sejak mereka di dalam kandungan yang berasal dari rangsangan bagian subkortikal otak. Senyum ini juga spontan terjadi ketika bayi Anda sedang terlelap dalam tidurnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika memasuki usia 2 bulan, senyum yang muncul pada bayi tidak lagi spontan yang berasal dari rangsangan otak, tetapi bayi akan mulai tersenyum akibat merespon berbagai hal yang ia lihat atau dengar. Senyum bayi juga menunjukan perkembangan emosinya.<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"5\"><li>Memalingkan Muka<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Bayi memalingkan pandangan ke arah lain untuk mengomunikasikan bahwa mereka kelelahan atau kewalahan dan mencoba untuk mengakhiri stimulasi atau otak mereka mungkin menggunakan waktu berpaling untuk memproses informasi sehingga koneksi saraf penting dibuat di otak.<\/p>\n\n\n\n<p>*Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang bayi komunikasikan dan bagaimana cara bayi berkomunikasi? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka. Mereka akan menangis saat lapar, saatnya mengganti popok atau saat mereka merasa overstimulasi oleh semua informasi yang masuk ke otak mereka melalui indera mereka: melalui mata, telinga, kulit dan hidung mereka. Misalnya saat bayi dikenalkan kepada banyak orang, seperti pada acara kumpul keluarga, ada suara baru, bau baru, banyak wajah dan banyak suara yang berbeda. Dalam situasi ini, otak bayi harus memproses sejumlah besar informasi. Jadi mereka mungkin terlihat gelisah atau mereka akan menangis. Terkadang bayi juga mencoba untuk mengakhiri overstimulasi ini dengan tertidur. Apa yang bayi komunikasikan adalah untuk memberitahu kita apa yang mereka butuhkan atau rasakan. Bayi berkomunikasi sejak lahir dan mereka mencoba berinteraksi dan berkomunikasi dengan kita. Bagaimana cara mereka berkomunikasi? Menangis Menangis dirancang untuk mengingatkan orang tua akan kebutuhan bayi (memberi makan, mengganti popok, menenangkan) atau ada sesuatu yang salah (sakit). Menangis dapat memunculkan perasaan yang kuat pada orang tua, baik secara fisik maupun emosional. Kolik sering dikaitkan dengan tangisan dan rasa sakit, meskipun penyebabnya tetap menjadi topik perdebatan di antara para profesional dan orang tua. Kolik adalah kondisi ketika bayi menangis terus menerus tanpa penyebab&nbsp;yang jelas. Kondisi ini bukan termasuk penyakit dan tidak akan membahayakan bayi. Kolik merupakan kondisi yang dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti adanya timbunan gas dalam perut bayi atau karena sistem pencernaan yang belum sempurna.&nbsp; Gelisah&nbsp; Perasaan gelisah mungkin mengomunikasikan bahwa bayi tidak nyaman. Terkadang bayi mencoba untuk regulasi diri mereka sendiri, untuk menenangkan diri atau memberi energi pada diri mereka sendiri. Pernahkah Anda memperhatikan diri Anda pada saat gelisah karena bosan atau perlu lebih berkonsentrasi? Gelisah mengubah input ke otak Anda dan perubahan keadaan ini mungkin yang Anda butuhkan untuk melewati saat itu. Sama halnya dengan bayi. Tertidur Tertidur mungkin mengomunikasikan bahwa bayi lelah, tetapi mungkin juga cara bayi menghentikan overstimulasi dari luar. Tersenyum Beberapa hari atau minggu awal setelah persalinan, senyum yang dimiliki bayi muncul bukan karena mereka sedang merasa bahagia atau merespon sesuatu. Hal ini adalah refleks alami yang dimiliki setiap bayi. Reflek senyum ini dimiliki setiap bayi sejak mereka di dalam kandungan yang berasal dari rangsangan bagian subkortikal otak. Senyum ini juga spontan terjadi ketika bayi Anda sedang terlelap dalam tidurnya. Ketika memasuki usia 2 bulan, senyum yang muncul pada bayi tidak lagi spontan yang berasal dari rangsangan otak, tetapi bayi akan mulai tersenyum akibat merespon berbagai hal yang ia lihat atau dengar. Senyum bayi juga menunjukan perkembangan emosinya. Memalingkan Muka Bayi memalingkan pandangan ke arah lain untuk mengomunikasikan bahwa mereka kelelahan atau kewalahan dan mencoba untuk mengakhiri stimulasi atau otak mereka mungkin menggunakan waktu berpaling untuk memproses informasi sehingga koneksi saraf penting dibuat di otak. *Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1733,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","om_disable_all_campaigns":false,"_mi_skip_tracking":false},"categories":[72],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang Bayi Komunikasikan? - The Mommy Corner<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa yang bayi komunikasikan? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang Bayi Komunikasikan? - The Mommy Corner\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang bayi komunikasikan? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-10-02T06:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T09:24:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"850\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/\",\"name\":\"Apa yang Bayi Komunikasikan? - The Mommy Corner\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-10-02T06:00:41+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T09:24:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\"},\"description\":\"Apa yang bayi komunikasikan? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang Bayi Komunikasikan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\",\"name\":\"The Mommy Corner\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"The Mommy Corner\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/themommycorner.com\"],\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang Bayi Komunikasikan? - The Mommy Corner","description":"Apa yang bayi komunikasikan? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa yang Bayi Komunikasikan? - The Mommy Corner","og_description":"Apa yang bayi komunikasikan? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka.","og_url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/","article_published_time":"2022-10-02T06:00:41+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T09:24:20+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":850,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"The Mommy Corner","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Themommycorner1","twitter_site":"@Themommycorner1","twitter_misc":{"Written by":"The Mommy Corner","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/","url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/","name":"Apa yang Bayi Komunikasikan? - The Mommy Corner","isPartOf":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website"},"datePublished":"2022-10-02T06:00:41+00:00","dateModified":"2022-11-21T09:24:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4"},"description":"Apa yang bayi komunikasikan? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/themommycorner.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang Bayi Komunikasikan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website","url":"https:\/\/themommycorner.com\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4","name":"The Mommy Corner","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","caption":"The Mommy Corner"},"sameAs":["http:\/\/themommycorner.com"],"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?fit=1280%2C850&ssl=1","jetpack-related-posts":[{"id":1785,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/04\/menanggapi-tangisan-bayi\/","url_meta":{"origin":1732,"position":0},"title":"Menanggapi Tangisan Bayi","date":"October 4, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah benar seorang bayi perlu menangis karena itu baik untuk paru-parunya? Bagaimana kita menanggapi tangisan bayi? Pernyataan bahwa 'Bayi perlu menangis karena itu baik untuk paru-paru mereka' adalah tidak benar. Bayi tidak perlu melatih paru-parunya dengan menangis. Menangis dirancang sebagai cara berkomunikasi untuk mendapatkan perhatian orang dewasa disekitarnya. Menangis, dari\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-215303_1280.jpg?fit=1200%2C803&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1735,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/memanjakan-bayi-dengan-terlalu-banyak-menggendongnya-saat-dia-menangis\/","url_meta":{"origin":1732,"position":1},"title":"Memanjakan Bayi dengan Terlalu Banyak Menggendongnya Saat Dia Menangis?","date":"October 2, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah itu benar Anda dapat memanjakan bayi dengan terlalu banyak menggendongnya saat dia menangis? Interaksi sehari-hari antara orang tua dan bayi sangat penting untuk membangun hubungan yang sehat. Bagian dari hubungan ini dibentuk ketika bayi menangis. Ketika tangisan bayi disambut dengan respons yang tepat dan tanpa penundaan terlalu lama, dia\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-821625_1280.jpg?fit=1200%2C801&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1661,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1732,"position":2},"title":"Cara Bayi Berkomunikasi","date":"September 19, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana cara bayi berkomunikasi dengan kita? Sebelum bisa mengucapkan kata-kata pertamanya, bayi umumnya memiliki banyak cara untuk mengomunikasikan perasaannya kepada kita. Mereka menggunakan komunikasi non-verbal, yaitu komunikasi tanpa kata-kata. Cara mereka berkomunikasi tidak hanya dalam bentuk tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka: tersenyum,\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg?fit=442%2C422&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1681,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/21\/memupuk-perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1732,"position":3},"title":"Memupuk Perkembangan Otak Bayi","date":"September 21, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana cara memupuk perkembangan otak bayi? Sejak bayi lahir, cara otak mereka berkembang dipengaruhi oleh interaksi yang terjadi dengan orang-orang yang merawatnya dan lingkungannya. Ketika kita menggendong mereka, berbicara dengan mereka, memeluk mereka dan tersenyum pada mereka, akan mengirimkan pesan ke otak bayi yang membantu bagian-bagian tertentu dari otak mereka\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mother-84628_640.jpg?fit=640%2C427&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1685,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/26\/perkembangan-bayi-dalam-kandungan-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1732,"position":4},"title":"Perkembangan Bayi Dalam Kandungan\ufffc","date":"September 26, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana perkembangan bayi dalam kandungan? Pada usia kehamilan 8 minggu, bayi mulai merespon terhadap sentuhan. Pada usia kehamilan 9 minggu, bayi bisa cegukan. Pada usia kehamilan 10 minggu, bayi memiliki gerakan pernapasan dan mereka juga dapat menyentuh wajah mereka dengan tangan mereka. Perkembangan bayi dalam kandungan saat memasuki usia kehamilan\u2026","rel":"","context":"In &quot;Pregnancy&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/ultrasound-4536369_640.jpg?fit=640%2C426&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2089,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/30\/manfaat-menggendong-bayi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":1732,"position":5},"title":"Manfaat Menggendong Bayi","date":"October 30, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah bayi perlu sering digendong? dan apakah manfaat menggendong bayi? Anda pasti sering mendengar, bayi yang sering digendong akan menjadi manja. Ini adalah mitos, yang benar adalah ketika bayi sedang beradaptasi dengan dunia barunya, bayi perlu banyak digendong, karena kita sebagai orang tua atau pengasuh adalah tempat si kecil bernaung\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/father-5358083_1280.jpg?fit=1200%2C800&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1732"}],"collection":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1732"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1732\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2236,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1732\/revisions\/2236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1733"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1732"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1732"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1732"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}