{"id":2130,"date":"2022-11-13T02:32:53","date_gmt":"2022-11-13T02:32:53","guid":{"rendered":"https:\/\/themommycorner.com\/?p=2130"},"modified":"2022-11-21T08:46:36","modified_gmt":"2022-11-21T08:46:36","slug":"kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/","title":{"rendered":"Kurikulum untuk Perawatan Bayi"},"content":{"rendered":"\n<p>Apakah kurikulum untuk perawatan bayi? Kurikulum biasanya didefinisikan dalam istilah pembelajaran. Ketika mempertimbangkan kurikulum untuk perawatan bayi, dua fakta penting harus diingat:<\/p>\n\n\n\n<ul><li>Bermain adalah belajar.<\/li><li>Perawatan bayi juga belajar.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kurikulum dalam program perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi kebutuhan bayi yang berubah dengan cepat adalah kurikulum. Dan, tentu saja, bermain juga merupakan kurikulum.<\/p>\n\n\n\n<p>Titik awal dalam merencanakan program perawatan bayi harus mempertimbangkan apa yang dibutuhkan bayi dan apa yang dilakukan bayi.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg?resize=600%2C405&#038;ssl=1\" alt=\"\" class=\"wp-image-2131\" width=\"600\" height=\"405\" srcset=\"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg?resize=1024%2C692&amp;ssl=1 1024w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg?resize=300%2C203&amp;ssl=1 300w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg?resize=768%2C519&amp;ssl=1 768w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg?resize=1140%2C770&amp;ssl=1 1140w, https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg?w=1280&amp;ssl=1 1280w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" data-recalc-dims=\"1\" \/><figcaption>Kurikulum dalam program perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Kebutuhan bayi sederhana tetapi sangat penting. Bayi membutuhkan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Cinta dan kasih sayang,<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Perhatian dan interaksi interpersonal,<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Konsistensi,<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Stimulasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Bayi dapat melakukan banyak hal. Bayi menggunakan indra mereka untuk:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Melihat&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Merasa<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Mendengar<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Menyentuh<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Membau<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Bayi menggunakan keterampilan motorik mereka untuk:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Menjangkau&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Menarik<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Meraih&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Menggoyang<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Mendorong<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Menendang&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Memegang&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Menahan air mata&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Duduk<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Memasukkan benda&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Mengeluarkan benda<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Mencubit<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Menepuk tangan<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Berguling&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Merangkak<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>Bayi menikmati:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Mencari dan menemukan<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Berbisik dan mengoceh<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Meniru tindakan dan suara <\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Bereksperimen<\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Berinteraksi dengan orang lain <\/p>\n\n\n\n<p>\u2022 Mencintai dan dicintai<\/p>\n\n\n\n<p>Bayi sangat bervariasi dalam temperamen dan tingkat perkembangan mereka. Tidak ada dua bayi yang persis sama. Oleh karena itu, kurikulum untuk perawatan bayi harus fleksibel untuk memenuhi kebutuhan perkembangan setiap bayi yang selalu berubah.<\/p>\n\n\n\n<p>Program perawatan bayi yang baik membuat bayi merasa aman dan membuat mereka rileks sehingga mereka bebas untuk mengembangkan potensi terbesar mereka sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>*Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah kurikulum untuk perawatan bayi? Kurikulum biasanya didefinisikan dalam istilah pembelajaran. Ketika mempertimbangkan kurikulum untuk perawatan bayi, dua fakta penting harus diingat: Bermain adalah belajar. Perawatan bayi juga belajar. Kurikulum dalam program perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.&nbsp; Menanggapi kebutuhan bayi yang berubah dengan cepat adalah kurikulum. Dan, tentu saja, bermain juga merupakan kurikulum. Titik awal dalam merencanakan program perawatan bayi harus mempertimbangkan apa yang dibutuhkan bayi dan apa yang dilakukan bayi. Kebutuhan bayi sederhana tetapi sangat penting. Bayi membutuhkan \u2022 Cinta dan kasih sayang, \u2022 Perhatian dan interaksi interpersonal, \u2022 Konsistensi, \u2022 Stimulasi. Bayi dapat melakukan banyak hal. Bayi menggunakan indra mereka untuk: \u2022 Melihat&nbsp; \u2022 Merasa \u2022 Mendengar \u2022 Menyentuh \u2022 Membau Bayi menggunakan keterampilan motorik mereka untuk: \u2022 Menjangkau&nbsp; \u2022 Menarik \u2022 Meraih&nbsp; \u2022 Menggoyang \u2022 Mendorong \u2022 Menendang&nbsp; \u2022 Memegang&nbsp; \u2022 Menahan air mata&nbsp; \u2022 Duduk \u2022 Memasukkan benda&nbsp; \u2022 Mengeluarkan benda \u2022 Mencubit \u2022 Menepuk tangan \u2022 Berguling&nbsp; \u2022 Merangkak Bayi menikmati: \u2022 Mencari dan menemukan \u2022 Berbisik dan mengoceh \u2022 Meniru tindakan dan suara \u2022 Bereksperimen \u2022 Berinteraksi dengan orang lain \u2022 Mencintai dan dicintai Bayi sangat bervariasi dalam temperamen dan tingkat perkembangan mereka. Tidak ada dua bayi yang persis sama. Oleh karena itu, kurikulum untuk perawatan bayi harus fleksibel untuk memenuhi kebutuhan perkembangan setiap bayi yang selalu berubah. Program perawatan bayi yang baik membuat bayi merasa aman dan membuat mereka rileks sehingga mereka bebas untuk mengembangkan potensi terbesar mereka sendiri. *Konten yang disajikan di situs web ini hanya memberikan informasi umum dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan nasihat dokter Anda atau dokter anak Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter anda atau dokter anak Anda.<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2131,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_eb_attr":"","om_disable_all_campaigns":false,"_mi_skip_tracking":false},"categories":[77,72],"tags":[126],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kurikulum untuk Perawatan Bayi - The Mommy Corner<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kurikulum untuk perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kurikulum untuk Perawatan Bayi - The Mommy Corner\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kurikulum untuk perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-13T02:32:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-11-21T08:46:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"865\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@Themommycorner1\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"The Mommy Corner\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/\",\"name\":\"Kurikulum untuk Perawatan Bayi - The Mommy Corner\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-11-13T02:32:53+00:00\",\"dateModified\":\"2022-11-21T08:46:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\"},\"description\":\"Kurikulum untuk perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kurikulum untuk Perawatan Bayi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/\",\"name\":\"\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4\",\"name\":\"The Mommy Corner\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"The Mommy Corner\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/themommycorner.com\"],\"url\":\"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kurikulum untuk Perawatan Bayi - The Mommy Corner","description":"Kurikulum untuk perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kurikulum untuk Perawatan Bayi - The Mommy Corner","og_description":"Kurikulum untuk perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.\u00a0","og_url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/themommycorner2022\/","article_published_time":"2022-11-13T02:32:53+00:00","article_modified_time":"2022-11-21T08:46:36+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":865,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"The Mommy Corner","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Themommycorner1","twitter_site":"@Themommycorner1","twitter_misc":{"Written by":"The Mommy Corner","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/","url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/","name":"Kurikulum untuk Perawatan Bayi - The Mommy Corner","isPartOf":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website"},"datePublished":"2022-11-13T02:32:53+00:00","dateModified":"2022-11-21T08:46:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4"},"description":"Kurikulum untuk perawatan bayi harus segala sesuatu yang terjadi pada bayi. Menggendong bayi, memeluk mereka, mengganti popok, mengayunkannya, memberi mereka makan, berbicara dengan mereka\u2014semua ini adalah kurikulum.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/kurikulum-untuk-perawatan-bayi-the-mommy-corner\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/themommycorner.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kurikulum untuk Perawatan Bayi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#website","url":"https:\/\/themommycorner.com\/","name":"","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/themommycorner.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/e2bbe21da2532fcff47d762d71aae1c4","name":"The Mommy Corner","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/themommycorner.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a13830c15afde9a517f920ba76e5e9c4?s=96&d=mm&r=g","caption":"The Mommy Corner"},"sameAs":["http:\/\/themommycorner.com"],"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/author\/enny_indrasantihotmail-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/baby-2416718_1280.jpg?fit=1280%2C865&ssl=1","jetpack-related-posts":[{"id":1732,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/02\/apa-yang-bayi-komunikasikan-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":2130,"position":0},"title":"Apa yang Bayi Komunikasikan?","date":"October 2, 2022","format":false,"excerpt":"Apa yang bayi komunikasikan dan bagaimana cara bayi berkomunikasi? Bayi akan berkomunikasi ketika mereka merasakan sesuatu atau ada yang terjadi pada mereka. Mereka akan menangis saat lapar, saatnya mengganti popok atau saat mereka merasa overstimulasi oleh semua informasi yang masuk ke otak mereka melalui indera mereka: melalui mata, telinga, kulit\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-2387661_1280.jpg?fit=1200%2C797&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1661,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/19\/cara-bayi-berkomunikasi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":2130,"position":1},"title":"Cara Bayi Berkomunikasi","date":"September 19, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana cara bayi berkomunikasi dengan kita? Sebelum bisa mengucapkan kata-kata pertamanya, bayi umumnya memiliki banyak cara untuk mengomunikasikan perasaannya kepada kita. Mereka menggunakan komunikasi non-verbal, yaitu komunikasi tanpa kata-kata. Cara mereka berkomunikasi tidak hanya dalam bentuk tangisan, tetapi juga melalui ekspresi wajah mereka, suara mereka dan seluruh tubuh mereka: tersenyum,\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/balloons-4293375_1920.jpg?fit=442%2C422&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2133,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/11\/13\/tujuh-keadaan-perilaku-bayi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":2130,"position":2},"title":"Tujuh Keadaan Perilaku Bayi","date":"November 13, 2022","format":false,"excerpt":"Hubungan pengasuh dan bayi merupakan faktor terpenting dalam program pengasuhan bayi yang berkualitas. Pertama-tama kita akan melihat tujuh keadaan perilaku bayi yang merupakan karakteristik bayi. 1. Menangis Tangisan keras adalah cara bayi mengomunikasikan berbagai keluhan\u2014lapar, nyeri, kelelahan, kegelisahan, kesepian. Keadaan ini sering ditandai dengan gerakan tangan dan kaki yang tidak\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/child-3046494_1280.jpg?fit=1200%2C800&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":2089,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/30\/manfaat-menggendong-bayi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":2130,"position":3},"title":"Manfaat Menggendong Bayi","date":"October 30, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah bayi perlu sering digendong? dan apakah manfaat menggendong bayi? Anda pasti sering mendengar, bayi yang sering digendong akan menjadi manja. Ini adalah mitos, yang benar adalah ketika bayi sedang beradaptasi dengan dunia barunya, bayi perlu banyak digendong, karena kita sebagai orang tua atau pengasuh adalah tempat si kecil bernaung\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/father-5358083_1280.jpg?fit=1200%2C800&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1785,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/10\/04\/menanggapi-tangisan-bayi\/","url_meta":{"origin":2130,"position":4},"title":"Menanggapi Tangisan Bayi","date":"October 4, 2022","format":false,"excerpt":"Apakah benar seorang bayi perlu menangis karena itu baik untuk paru-parunya? Bagaimana kita menanggapi tangisan bayi? Pernyataan bahwa 'Bayi perlu menangis karena itu baik untuk paru-paru mereka' adalah tidak benar. Bayi tidak perlu melatih paru-parunya dengan menangis. Menangis dirancang sebagai cara berkomunikasi untuk mendapatkan perhatian orang dewasa disekitarnya. Menangis, dari\u2026","rel":"","context":"In &quot;Home&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/baby-215303_1280.jpg?fit=1200%2C803&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":1681,"url":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/2022\/09\/21\/memupuk-perkembangan-otak-bayi-the-mommy-corner\/","url_meta":{"origin":2130,"position":5},"title":"Memupuk Perkembangan Otak Bayi","date":"September 21, 2022","format":false,"excerpt":"Bagaimana cara memupuk perkembangan otak bayi? Sejak bayi lahir, cara otak mereka berkembang dipengaruhi oleh interaksi yang terjadi dengan orang-orang yang merawatnya dan lingkungannya. Ketika kita menggendong mereka, berbicara dengan mereka, memeluk mereka dan tersenyum pada mereka, akan mengirimkan pesan ke otak bayi yang membantu bagian-bagian tertentu dari otak mereka\u2026","rel":"","context":"In &quot;Parenting&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i0.wp.com\/themommycorner.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/mother-84628_640.jpg?fit=640%2C427&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2130"}],"collection":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2130"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2130\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2217,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2130\/revisions\/2217"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2130"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2130"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/themommycorner.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2130"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}